IndoSRInet

IKHTISAR/TINJAUAN

System of Rice Intensification (SRI) adalah pendekatan agroekologis untuk budidaya padi yang berusaha menciptakan kondisi optimal untuk pertumbuhan tanaman yang sehat dengan meminimalkan persaingan antar tanaman, transplantasi bibit tunggal muda dengan jarak yang luas, dan mengoptimalkan kondisi tanah yang menguntungkan dengan amandemen organik, meningkatkan tanah aerasi dengan penyiangan, dan pengelolaan air terkontrol. Praktek-praktek ini memungkinkan tanaman padi untuk mengekspresikan potensi genetik mereka lebih lengkap dan meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan hasil hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan metode budidaya konvensional sambil meningkatkan ketahanan tanaman di bawah tekanan biotik dan abiotik.

Petani padi di Indonesia telah mengadopsi pendekatan SRI yang kuat ini sejak tahun 2001 dengan mengelola sumber daya mereka yang tersedia secara berbeda, memodifikasi sistem pertanian mereka untuk memulihkan keseimbangan lingkungan yang sangat diperlukan untuk upaya manusia yang berkelanjutan. Dampak metode SRI terhadap perspektif ekonomi, lingkungan, dan sosial didokumentasikan dengan baik oleh para peneliti dan petani SRI di Indonesia.

Tingginya produktivitas dan ketahanan tanaman yang diperoleh petani SRI menunjukkan kesesuaian metode SRI untuk usahatani padi yang berkelanjutan dan menguntungkan di Indonesia. SRI juga mengurangi ketergantungan pada input eksternal, meningkatkan produktivitas tanah dan air, meningkatkan mikrobioma tanaman dan tanah serta keanekaragaman serangga, yang berujung pada peningkatan hasil padi. Pemanfaatan proses dan potensi alam melalui SRI membuka jalan bagi petani untuk mengelola produksi mereka lebih mahir dan progresif dan menjual beras mereka di bawah rantai pasokan yang lebih pendek dan memenuhi permintaan konsumen untuk kualitas dan ketertelusuran.

Metode SRI telah divalidasi di lebih dari 60 negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin, dan penggunaan penuh atau sebagian dari metode ini mungkin menguntungkan lebih dari 20 juta petani di seluruh dunia.